Emas meneruskan pendakiannya meninggalkan level
terendah sejak bulan Januari. Para investor sedang melakukan penilaian
terhadap kesehatan perekonomian AS sebelum The Fed memulai rapat dua
harinya (FOMC), terhitung sejak malam nanti.
Menurut
data Bloomberg,
harga emas
bulion untuk pengiriman segera naik 0.4 persen ke $1,238.58 per ons dan
diperdagangkan pada $1,236.86 pada pukul 12:02 siang di Singapura.
Logam mulia tersebut kemarin jeblok di harga $1,225.67, yang merupakan
level terendah sejak tanggal 9 Januari, sebelum reli yang berakhir 0.3
persen lebih tinggi dari harga tersebut. Indeks 14 harian emas juga
relatif kuat di bawah level 30 untuk ketiga harinya
kemarin, mensinyalir bahwa harga akan bersiap untuk rebound.
Emas
mengalami penurunan kuartalan pada tahun ini akibat adanya spekulasi
bahwa The Fed akan segera menaikkan tingkat suku bunganya segera setelah
program tapering berakhir. Pada tahun 2013 lalu, emas menghentikan
relinya karena bank sentral AS tersebut sedang bersiap-siap mengurangi
pembelian aset bulanan. Kini, program pengurangan tersebut hampir
berakhir, dan FOMC diperkirakan akan membahasnya dalam rapat. Tentu saja
setelah mempertimbangkan berbagai data-data ekonomi AS secara umum.
Sudah Oversold
Sementara itu di Comex
New York,
harga emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $1,237.30 per
ons dari sebelumnya di $1,235.10. Bloomberg mengutip bahwa menurut Xia
Yingying, analis dari Nanhua Futures di Hangzou, para investor akan
fokus pada FOMC dan
harga emas diperkirakan akan sedikit rebound naik karena gejala oversold Stocastic dan RSI.